TRIBUNJABAR.ID, BEKASI - Sebuah perjuangan menyentuh hati datang dari Saeful Tony (63), seorang pemudik asal Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Lansia ini nekat berjalan kaki selama dua pekan demi bisa pulang ke kampung halamannya di Karanganyar,

Kebumen, Jawa Tengah, setelah menjadi korban pencopetan.

Nasib malang menimpa Saeful saat berada di sekitar Terminal Pasar Cikarang.

Dompet berisi uang ongkos dan telepon genggamnya raib digasak pencopet.

Padahal uang hasil kerjanya sudah lebih dulu ia transfer ke kampung.

Berjalan Kaki Dua Pekan Tanpa Uang dan HP

Baca juga: Kisah Haru Pemudik Tertinggal di Rest Area KM 130 Cipali, Nangis Tak Ada yang Mau Pinjamkan HP

Tanpa modal sepeser pun dan kehilangan alat komunikasi, Saeful tidak menyerah.

Keinginannya yang kuat untuk menemui bibinya—satu-satunya keluarga yang tersisa setelah istri dan anaknya meninggal dunia—membuatnya memilih jalan kaki menyusuri jalur Pantura hingga ke wilayah Selatan Jawa.

Selama 14 hari, Saeful bertahan hidup dengan mengandalkan kebaikan warga untuk makan dan minum.

"Kalau malam istirahat di masjid. Ya alhamdulillah, selalu ada saja yang memberi makan," ujar Saeful saat ditemui di Terminal Tipe A Kota Banjar, Rabu (18/3/2026).

Aksi Heroik Anggota Propam Polres Ciamis

Perjalanan panjang yang melelahkan itu akhirnya terhenti di wilayah Karang Kamulyan, Ciamis.

Kondisi Saeful yang tampak lunglai dan kebingungan menarik perhatian Aipda Agus Narto, anggota Propam Polres Ciamis yang sedang bertugas di pos pengamanan.

Mendengar cerita pilu tersebut, Aipda Agus langsung bergerak cepat.

Ia tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga menanggung seluruh biaya perjalanan Saeful.

"Beliau terlihat kebingungan menoleh kanan-kiri. Ternyata sudah jalan kaki dua minggu dari Cikarang. Sudah kewajiban kita saling membantu, apalagi momen mudik seperti ini," kata Aipda Agus.

Dipastikan Lebaran di Kampung Halaman

Aipda Agus mengantar Saeful ke Terminal Banjar, membelikan tiket bus menuju Kebumen, serta memberikan bekal uang tunai agar Saeful tidak lagi terlantar di jalan.

Berkat respons cepat petugas kepolisian, Saeful kini dipastikan bisa merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman dengan layak, tanpa harus melanjutkan sisa perjalanan dengan berjalan kaki.(*)

Baca Lebih Lanjut
Dua Pekan Berjalan Kaki, Pemudik Asal Bekasi Tiba di Kebumen Berkat Bantuan Anggota Polres Ciamis
Kemal Setia Permana62 day ago
Jalan Kalimalang Bekasi Mulai Dipadati Pemudik di Malam Hari
Joseph Wesly64 day ago
Detik-detik Motor Pemudik Cikarang Terbakar di Cirebon, Hangus Dilalap Api
Ravianto62 day ago
Tengah Malam, Ratusan Pemudik Pejalan Kaki Antre Menyeberang di Pelabuhan Merak Menuju Bakauheni
Abdul Rosid65 day ago
Mudik Malam Hari, Pemudik Pejalan Kaki Mulai Berdatangan ke Pelabuhan Merak Banten
Muhammad Zulfikar66 day ago
Lupa Jalan Pulang, Lansia 70 Tahun Tersesat di Hutan Kebumen saat Mencari Pohon Hata untuk Kerajinan
Raka f pujangga65 day ago
Pemudik bermotor "menyemut" di jalan arteri hingga Pantura Karawang
Antaranews62 day ago
Masjid Unik Mirip Tobong Genteng di Kebumen, Takmir: Pemudik Silakan Mampir Istirahat
Deni setiawan67 day ago
Cerita Pemudik Bekasi Pecah Rekor Alami Macet Horor di Jalan Tol, Jatibening–Cikampek Ditempuh 5 Jam
Wahyu Septiana63 day ago
Hindari macet, pemudik pilih gunakan kereta untuk pulang kampung
Antaranews65 day ago